Reporter Wanita Mengalami Pelecehan Seksual Di Rusia

Reporter Wanita Mengalami Pelecehan Seksual Di Rusia
Reporter Wanita Mengalami Pelecehan Seksual Di Rusia

WORD CUP – Dikabarkan seorang reporter televisi Kolombia yang diraba-raba dan dicium oleh seorang pejalan kaki saat melaporkan berita dari Moskow selama siaran langsung Piala Dunia pekan lalu, dia mengatakan kepada ESPN bahwa dia merasa “terhina” oleh insiden itu, dan dia mendesak orang-orang untuk “menghormati satu sama lain” sebagai cara untuk menangani pelecehan seksual di masyarakat.

Julieth Gonzalez Theran seorang reporter wanita yang melaporkan langsung berita untuk saluran berbahasa Jerman Deutsche Welle di Spanyol sebelum pembukaan Piala Dunia Kamis lalu antara Rusia dan Arab Saudi mengatakan pada saat Dia baru berada di sana selama 10 detik ,seorang pria mendekatinya, meraih payudara kirinya dan mencium pipi kirinya sebelum meninggalkan tempat kejadian.

Rekaman tersebut menunjukan di mana Gonzalez Theran melanjutkan siarannya selama beberapa menit, kemudian dibagikan secara luas di media sosial.

“Saya merasa di bawah tekanan dan dipermalukan,” kata Gonzalez Theran pada ESPN dalam pertukaran pesan melalui WhatsApp. “Itu bukan suatu hal yang lucu,” tegas Reporter tersebut.

“Saya bahkan tidak bisa berpikir setelah kejadian itu terjadi. Semuanya terjadi begitu cepat. Saya merasakan kekuatan batin yang tidak memungkinkan saya melanjutkan pekerjaan saya pada saat itu.”Ucap Gonzales.

Gonzales Theran menulis di Instagram tidak lama setelah insiden itu dengan mengatakan bahwa jurnalis wanita “tidak pantas menerima perlakuan ini” dan “harus mengidentifikasi batas-batas kasih sayang dan pelecehan.” Dia menambahkan bahwa hal seperti ini sebelumnya tidak pernah terjadi padanya secara pribadi, masalah ini adalah salah satu yang tersebar luas yang dapat diperangi oleh semua orang.

“Saya sudah meliput Liga Champions dan Bundesliga tahun lalu dengan ESPN sebagai reporter langsung,” kata Gonzalez Theran. “Saya telah mewawancarai banyak penggemar sepak bola. Tapi mereka semua berperilaku baik tidak seperti mereka yang melakukan hal itu di Rusia.

“Ini adalah pertama kalinya hal itu terjadi pada saya. Saya benar-benar senang jika penggemar sangat antusias dengan acara seperti itu tapi saya hanya ingin mereka menghormati pekerjaan saya,”Lanjut Gonzales

“Ini semua tentang pelecehan bagi kaum wanita, tidak peduli apakah itu di sepakbola atau di bidang lain. Tapi yang paling penting adalah kita harus saling menghormati satu sama lain.”

Gonzalez Theran terus melaporkan dari Piala Dunia, termasuk kemenangan 2-1 Jepang atas Kolombia di Saransk, Rusia, pada hari Selasa.

 

Leave a Comment

Related Posts

Arab Saudi


Fifa World Cup 2018


Jepang


Kolombia


Rusia