PSG Tidak Bisa Menandingi Kedisiplinan Real Madrid

Willy Sagnol: PSG Tidak Bisa Menandingi Kedisiplinan Real Madrid

Paris Saint-Germain masih belum memiliki rasa kesatuan sebagai tim dan masih bermain secara individualis. Hal itu terlihat jelas saat mereka tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions di tangan Los Blancos. PSG tidak bisa menandingi kedisiplinan Real Madrid, menurut Willy Sagnol.

PSG tidak dapat memimpin dan harus menerima kekalahan pada leg pertama babak 16 besar mereka di Santiago Bernabeu bulan lalu. Kemudian mereka harus kembali kalah dengan skor 2-1 sebagai tuan rumah pada pertandingan hari Selasa. Raksasa Paris itu selalu mengalami kekalahan di babak sistem gugur secara berturut selama dua musim.

Image result for PSG individualist

“Real tampil dan bermain sebagai satu tim di leg kedua, namun Paris tidak,” kata mantan pemain internasional Prancis Sagnol kepada Kicker.

“PSG hanyalah kumpulan individualis, sementara Real bertindak sebagai tim yang benar-benar disiplin.”

Pemimpin Ligue 1 itu kehilangan Neymar yang cedera pada akhir pekan lalu di Parc des Princes, pemain internasional Brasil itu mengalami cedera dan sedang menjalani perawatan setelah operasi metatarsalnya yang patah.

Sagnol menyatakan bahwa pemain yang tersisa tidak dapat disalahkan karena tampil tanpa mantan pemain asal Barcelona tersebut.

“Dalam arti tertentu, tim secara alami bergantung pada satu pemain yang luar biasa,” katanya.

Image result for PSG individualist

“Klub ini masih muda dan tiba-tiba memiliki banyak uang. Mereka tidak ingin kekalahan, namun melewatkan beberapa langkah penting menuju kemenangan.”

Perlu diperhatikan bagaimana pemilik PSG akan menanggapi rasa kecewa mereka. Sagnol kemudian memperingatkan klub tersebut untuk tidak meningkatkan pengeluaran mereka pada bursa transfer pemain.

Dia mengatakan: “Uang bukanlah masalah, Chelsea membutuhkan waktu 10 tahun sebelum Abramovich berhasil membawa mereka dalam kesuksesan besar di Eropa pada tahun 2012.

“Sebagai penggemar, 50 persen menyukai dan 50 persen tidak menyukai PSG. Apabila Anda memiliki pemain bintang seperti PSG, selalu ada pro dan kontra dan sering kali karena kecemburuan.”


Leave a Comment

Related Posts

Liga Champions


Paris Saint-Germain


Real Madrid