Jepang Memecat Pelatih Menjelang Pertandingan Piala Dunia

Jepang memecat pelatih menjelang pertandingan Piala Dunia. Akankah Jepang menyesali keputusan mereka?

Asosiasi Sepakbola Jepang memecat pelatih menjelang pertandingan Piala Dunia. Hal yang tidak terpikirkan adalah orang yang melakukan pemecatan bertugas sebagai penggantinya. Pete Hall berbicara kepada mereka yang tahu bagaimana menilai efek dari keputusan tersebut. Keputusan yang diambil pada momen penting dalam sejarah sepakbola Jepang.

Tidak banyak lagi hal yang bisa dilakukan oleh Vahid Halilhodzic. Agustus lalu, pelatih Bosnia membawa Jepang ke putaran final Piala Dunia keenam berturut-turut di tahun ketiganya sebagai pelatih.

Meskipun demikian, alasan adanya masalah dalam hubungan antara pelatih dan pemain, dan hasil pertandigan yang buruk akhir-akhir ini membuat FA Jepang memutuskan untuk memecat Halilhodzic. Pemecatan dilakukan 10 minggu sebelum Piala Dunia, dan menunjuk Direktur Teknik, pelatih Jepang Akira Nishino, sebagai pelatih baru.

Akira Nishino took over over with 10 weeks to work with the squad

Nishino memiliki rekor yang lumayan bagus di Jepang. Ia memenangkan AFC Champions League pada tahun 2008, dan juga melatih di level remaja. Tetapi, Halilhodzic adalah sosok yang populer di kalangan media, dan mendapat dukungan dari konferensi pers terakhirnya. Jadi mengapa memecat tokoh populer 10 minggu sebelum turnamen terpenting di dunia sepakbola?

Pernyataan Tom Byer Terhadap Keputusan JFA

“Ini adalah momen yang menentukan untuk sepakbola Jepang,” kata Tom Byer, yang bermain di Jepang sebelum mendirikan sekolah pelatihan di seluruh negeri. Ia mengatakan: “Setelah merekrut dan memecat dua pelatih asing yang datang dari latar belakang biasa-biasa saja, sedangkan pelatih Jepang ini benar-benar baik. Saya tidak tau berapa lama Jepang akan tetap memegang tangan pengaruh asing dan kapan mereka mulai melakukannya sendiri.

“Mereka menyewa direktur teknik yang merupakan mantan rekan setim saya di Hitachi [Kasiwa, klub sepakbola Jepang]. Berusia 63 tahun, dia adalah pelatih yang sangat sukses, memenangkan liga, memenangkan Piala Asia. Dia melatih di level U-20, U-23 di Olimpiade di mana Jepang mengalahkan Brasil pada tahun 1996.

“Karena dia adalah direktur teknis di JFA, itu terasa sedikit Egois. Dia memecat pelatih dan kemudian menunjuk dirinya sendiri!

“Tapi dia adalah orang yang tepat. Dia mengenali para pemain, memiliki pengalaman melatih yang memadai. Dia akan dihormati oleh pemain Jepang. Pemain yang lebih tua senang karena mereka bisa membangun hubungan baik dengannya. Dia lebih dari orang yang terkualifikasi.

Nishino adalah pelatih yang sukses di Jepang
Nishino adalah pelatih yang sukses di Jepang

Leave a Comment

Related Posts

Jepang


Piala Dunia 2018