Djorkaeff: Mengalahkan Madrid dan PSG Akan Bebas

Mantan Pemain Internasional Prancis Youri Djorkaeff: Mengalahkan Madrid dan PSG Akan Bebas Dalam Memenangkan Pertandingan Liga Champions.

PSG bersama dengan Bayern Munich meraih 15 poin pada Liga Champions dan masuk kedalam babak 16 besar. Youri Djorkaeff, mantan pemain asal Prancis menyatakan bahwa dengan mengalahkan Madrid dan PSG Akan Bebas memenangkan permainan.

Dalam pengundian, mereka mendapatkan Real Madrid sebagai lawan mereka. Pertandingan dengan dua pertemuan yang menegangkan di Paris dan markas besar Liga Zinedine Zidane.

Djorkaeff bermain untuk PSG di musim 1995-96, merasa klub lamanya tidak bisa diadu dengan lawan-lawan yang tangguh.

Youri Djorkaeff, Mantan Pemain PSG Mengomentari Undian PSG Melawan Rea
Youri Djorkaeff, Mantan Pemain PSG Mengomentari Undian PSG Melawan Real Madrid Pada Babak 16 Besar Liga Champions

“Jujur saja, Real Madrid adalah satu-satunya tim yang saya takuti sebelum undian.” katanya kepada Le Parisien.

“Pasukan Raksasa Paris memang unggul dalam kualitas dan kuantitas jika dibandingkan pada sebagian besar tim … di babak 16 besar.

“Tapi kenyataan, ini sangat sulit. [Madrid] telah memenangkan tiga dari empat Liga Champions terakhir, yang bisa dikatakan sangat banyak.

“Tapi kita juga harus melihat sisi baik dari segala sesuatu. Kedua konfrontasi antara Real Madrid dan PSG ini akan disaksikan di seluruh dunia.

“Dan jika Paris melewati babak ini, saya merasa mereka akan berakhir dengan sangat baik di tahun ini. Karena hal itu akan memberi kepercayaan diri kepada seluruh klub.

“Bagi para pemain tentu saja, tapi untuk semua lingkungan PSG, kerabat para pemain, media, dll.

“Ini bisa menciptakan momentum dan dinamika yang luar biasa. Sebaliknya, jika terjadi eliminasi, akhir musim bisa sangat lama.. Bisa dikatakan akan menjadi sangat mengerikan. “

PSG kalah 3-1 dari Bayern Munich pada pertandingan terakhir babak grup, akibatnya Djorkaeff merasa harus memperkuat kebutuhan akan konsentrasi total di panggung terbesar sepakbola klub Eropa.

“Ini mengingatkan setiap orang untuk tetap fokus dengan tim PSG saat ini.” Katanya.

“Ya, mereka memiliki potensi yang luar biasa. Akan tetapi, tetap bukan tim terbaik di dunia.

“Pelajaran yang dapat diambil adalah pada Liga Champions, Anda bisa menjadi yang terbaik kedua selama 10 menit. Akan tetapi, jangan menyia-nyiakan waktu. Jika tidak, Anda akan dikalahkan sepenuhnya.” Djorkaeff.


Leave a Comment

Related Posts

Liga Champions


Paris Saint-Germain


Real Madrid