Feyenoord Mengakui Kecerobohan Melawan Napoli

Manajer Feyenoord, Giovanni van Bronckhorst menyinggung kecerobohan timnya setelah mereka mengalami kekalahan 3-1 atas Napoli di Liga Champions.



Performa pada sisi Eredivisie melakukan pertahankan dengan sangat buruk. Peluang diberikan kepada Napoli untuk menyerang. Feyenoord kehilangan tendangan penalti mereka sendiri melalui Jens Toornstra.

“Kami kebobolan gol secara langsung, tapi kami tetap bertahan dalam alur permainan sampai selesai babak pertama. Setelah itu, dua kesalahan terjadi dan kami juga melewatkan tendangan penalti. Pada Liga Champions, ini semua tentang kesempatan dan ketepatan. Kami membuat terlalu banyak kesalahan dalam individu.” Kata manajer Feyenoord.

Van Bronckhorst mengakui mengalami pertandingan yang sulit di San Paolo. Setelah berhasil mencetak gol, Feyenoord berusaha untuk tetap solid. Akan tetapi, dalam beberapa situasi, mereka mengalami kebingungan dan kesalahan yang fatal terjadi.

Napoli dengan bakat mereka terlihat tanpa tekanan dan sangat mudah mencetak gol. Sayangnya, dengan begitu banyak pemain Feyenoord yang hilang, membuat situasi menjadi lebih sulit.

Kapten Karim El Ahmadi merasa kecewa dan percaya bahwa pengalaman Feyenoord kali ini yang tidak dapat diceritakan.

“Ini adalah hal yang benar-benar tidak perlu untuk diceritakan. Kami benar-benar naif untuk gol kedua dan ketiga mereka. Anda hanya memberikan terlalu banyak kesempatan kepada lawan dalam pertandingan.” katanya.

“Kami tidak punya waktu untuk berkembang sebagai tim. Memiliki bakat adalah hal yang bagus. Namun, di Liga Champions, anda hanya harus berada di sana. Ini sangat membuat frustrasi. Apa yang bisa Anda lakukan? anda hanya bisa bertarung. Tidak banyak yang bisa dilakukan.” lanjut Karim.


Leave a Comment

Related Posts

Feyenoord Rotterdam


Napoli FC