Andrea Pirlo Mempertimbangkan Untuk Menjadi Pelatih

Andrea Pirlo Mempertimbangkan Untuk Menjadi Pelatih
Andrea Pirlo Mempertimbangkan Untuk Menjadi Pelatih

ITALY – Andrea Pirlo mengatakan kemungkinan dirinya untuk mengejar karir dalam kepelatihan setelah mendiskusikan dengan Carlo Ancelotti dan karena dirinya pernah bermain untuk Antonio Conte.

Mantan gelandang Italia itu mengatakan dia akan segera belajar untuk lencana kepelatihannya dan dia bisa membayangkan bekerja dengan mantan pelatihnya di AC Milan dan dirinya menambahkan bahwa melihat banyak mantan rekan setimnya pindah ke pelatihan sehingga bisa memacu dia ke karir baru.

“Saya telah berbicara tentang keinginan saya menjadi seorang pelatih dengan Carlo. Saya sering melihatnya baru-baru ini dan kami selalu berhubungan, dan kami bahkan berbicara tentang kemungkinan bekerja sama,” kata Pirlo kepada La Gazzetta dello Sport. “Tapi saya masih muda dan saya masih punya waktu untuk memikirkannya.

“Semua mantan rekan setim saya tidak ingin menjadi pelatih, tetapi mereka semua sudah melakukannya. Saya tidak memikirkannya sekarang. Saya akan mulai melakukan kursus karena memiliki lencana pelatihan tersebut bisa berguna buat saya kedepannya.

“Bermain di bawah Conte memberi saya sedikit keinginan untuk menjadi pelatih.”

Pirlo diketahui mengakhiri karir bermainnya November lalu pada usia 38 tahun, setelah bermain dua musim di MLS.

Dia sebelumnya berhasil memenangkan enam gelar Serie A bersama Milan dan Juventus. Dia juga mengangkat Liga Champions dua kali dengan Rossoneri namun pada masa kejayaannya Pirlo belum pernah memenangkan Ballon d’Or, tetapi dirinya mengatakan tidak memiliki penyesalan tentang hal itu.

“Saya tidak pernah berpikir bahwa Ballon d’Or adalah masalah besar bagi seorang pemain sepakbola,” katanya. “Ada juara lain pada saat itu dan saya cukup senang berhasil menang dengan tim saya. Ballon d’Or tidak pernah menjadi sesuatu yang saya sesalkan.

“Saya cukup beruntung bisa bermain untuk tiga klub top Italia selama era keemasan sepak bola Italia, jadi saya tidak menyesal. Itu tidak bisa lebih baik, dari apapun dan pada saat itu, saya bahkan tidak pernah memiliki keinginan untuk pergi dan bermain di luar negeri. “

Pirlo sebenarnya hampir memenangkan tiga gelar Liga Champions jika Milan tidak melepaskan keunggulan tiga gol pada final 2005 melawan liverpool dimana itu adalah sebuah permainan yang ia akui bahwa ia masih menyimpan rasa sedih dan kecewa pada laga tersebut.

Milan pada saat itu memimpin 3-0 atas Liverpool pada babak pertama di Istanbul tetapi secara mengejutkan bahwa Ac Milan kalah dalam adu penalti setelah The Reds melakukan comeback yang luar biasa untuk menyamakan kedudukan di babak kedua.

“Setelah bertahun-tahun, kekecewaan masih ada, tapi saya sudah berhenti bermain sekarang jadi tidak ada jalan untuk mengobatinya,” katanya.

“Ini adalah babak pertama terbaik yang kami mainkan di era Ancelotti, kemudian kami masih tidak tahu apa yang terjadi di babak kedua. Saya bahkan berpikir untuk berhenti bermain saat itu, tapi untungnya saya terus melanjutkan dan kami membalas dendam pada kejuaraan yang selanjutnya.”

Leave a Comment

Related Posts

Ac Milan


Andrea Pirlo


Antonio Conte


Carlo Anceloti


Juventus


Liverpool