Alisson Menangis Ketika Meninggalkan Roma

Alisson Menangis Ketika Meninggalkan Roma
Alisson Menangis Ketika Meninggalkan Roma

Penjaga gawang Liverpool , Alisson mengungkapkan kepada Gazzetta dello Sport bahwa sebelumnya dia mempertimbangkan untuk tinggal di Roma dan menangis ketika tiba saatnya untuk pergi ke Liga Primer.

Alisson memutuskan untuk pindah ke Liverpool setelah menjalani dua musim di Roma di mana ia menyelesaikan musim kedua di Serie A dalam kampanye pertamanya dan mencapai semifinal Liga Champions di kedua.

“Meninggalkan Roma itu adalah hal yang paling sulit yang pernah saya lakukan didalam hidupku,” ucap Alisson. “Saya banyak menangis bersama dengan istri saya. Itu benar bahwa saya jujur tentang hal itu: saya membuat keputusan profesional; satu langkah maju dalam karir saya dan untuk Roma, yang bisa mendapatkan dana dengan jumlah besar ketika aku pergi.

“Saya memutuskan dengan pikiran di kepala saya sendiri untuk pindah ke Liverpool, tetapi hati saya penuh air mata, saya menghabiskan dua tahun khusus di Roma. Anak saya lahir di sana dan saya punya banyak teman di luar sepakbola disana .

“Berkali-kali saya menghabiskan malam dengan berjalan di jalan-jalan kota: air mancur Trevi, dalam gelap, begitu indahnya moment tersebut menggerakkan Anda, tetapi Colosseum adalah tempat favorit saya,Anda dapat menghirup sejarah yang begitu luar biasa di sana.

“Tinggal di Roma selamanya sering terlintas di pikiran saya karena saya sangat bahagia di Roma, tetapi ketika seorang pemain memutuskan di mana harus bermain, itu adalah diskusi yang jauh lebih besar.

“Saya punya ambisi besar dan begitu juga Liverpool, dan sekarang saya bermain di liga terbesar di dunia. Tentu sebenarnya Serie A tidak jauh di belakang Liga Primer , itu hanya berbeda sedikit dalam intensitasnya.

Alisson juga mengatakan bahwa dia telah menjadi pengagum Jurgen Klopp sejak hari-harinya di Borussia Dortmund dan memuji gaya manajemen bos Liverpool.

Klopp berhasil menyakinkan Alisson untuk pindah ke Liverpool dan Klopp juga memberitahu Alisson  tentang ambisi klub dalam beberapa panggilan FaceTime setelah kesepakatan senilai £ 65 juta di sepakati dengan Roma pada bulan Juli.

Klopp, yang mengambil alih Liverpool pada 2015 setelah tujuh tahun di Dortmund, juga membela kiper No. 1 Brasil tersebut ketika dia membuat kesalahan yang mengarah langsung di pertandingan melawan Leicester City bulan lalu hanya dalam penampilan ketiganya untuk klub.

“Ketika kedua klub mencapai kesepakatan, Klopp memanggil saya beberapa kali di FaceTime dan dia menjelaskan kepada saya proyeknya dan apa yang akan kami lakukan bersama,” kata Alisson.

“Saya sudah mengaguminya sejak lama, sejak hari-hari Dortmund-nya. Saya suka dilatih oleh seorang pelatih seperti dia karena dia tidak banyak bicara, tetapi dia selalu tahu apa yang harus dikatakan dan bagaimana mengatakannya.

“Dia seorang pria dengan karakter yang cerdas . Setelah pertandingan melawan Leicester,dia datang ke ruang ganti dan mulai bercanda kepadaku, Dia menanganinya dengan cara terbaik, karena saya sudah tahu saya akan mempermalukan diri sendiri.

“Lalu dia memberitahuku untuk tidak kehilangan kepercayaan dan terus bermain seperti itu.”Tutup Alisson

Leave a Comment

Related Posts

Alisson Becker


AS Roma


Jurgen Klopp


Liverpool


Mohamed Salah